Pergi Ke Bu Tyas (Pemantauan Rutin Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Kartu Evaluasi Bumil Dan Catin Agar Mendapat Persalinan Yang Aman Dan Sehat) Inovasi Puskesmas Gedongan Untuk Perbaikan Gigi Masyarakat
Kasus
stunting masih menjadi prioritas yang harus ditangani. Pemerintah melakukan
berbagai upaya penanganan stunting yang bersifat preventif sejak bayi dalam
kandungan. Puskesmas gedongan juga berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah
dalam pencegahan stunting.
Atas
dasar masalah tersebut, Lizziya Oktaviani, Dokter gigi puskesmas gedongan
memiliki ide untuk melakukan pencegahan stunting maupun kejadian kelainan gigi
sejak sebelum pernikahan. Kegiatan yang dilakukan ini untuk memberikan edukasi,perawatan
Kesehatan Gigi dan Mulut pada catin dan ibu hamil dan pemantauan status
Kesehatan dan gizi pada anak, sehingga dampak yang ditumbulkan dari adanya
gangguan Kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil ini bisa dicegah.
Kegiatan
pergi ke butiyas yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021 menunjukkan dampak
yang baik. Dari data internal puskesmas gedongan, kegiatan iniberhasil
menurunkan angka karies dan penyakit gusi lainnya pada ibu hamil dan catin di
Puskesmas Gedongan dari 267 kasus (2019-2020) menjadi 243 kasus (2021-2022).
Selain itu juga kegiatan ini menurunkan angka bayi lahir dengan kelainan (BBLR/
Prematur) dari 71 kasus (2019-2020) menjadi 60 Kasus (2021-2022).
“Kami memerlukan
dukungan regulasi dari pemerintah agar seluruh calon pengantin harus melakukan
pemeriksaan gigi agar kesehatan gigi masyarakat semakin baik dan terhindar dari
komplikasi,” tandas dokter gigi lizziya.