Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto telah melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pengguna layanan selama periode [Januari–Juni 2025).Survei ini bertujuan untuk mengetahui sejauh>>>
Sejak
tahun 2022, Puskesmas Gedongan mencanangkan program inovasi untuk penurunan dan
pencegahan stunting melalui program si bebi loli atau Simulasi Edukasi dan Bermain Bersama Dokter
Gigi melalui Dental Outing Class>>>
Kasus
stunting masih menjadi prioritas yang harus ditangani. Pemerintah melakukan
berbagai upaya penanganan stunting yang bersifat preventif sejak bayi dalam
kandungan. Puskesmas gedongan juga berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah
dalam>>>
Corong
lansia merupakan salah satu dari kegiatan puskesmas yang bersifat proaktif
dalam rangka tindakan promotive dan preventif. Puskesmas gedongan melakukan
jemput bola dengan cara mendatangi lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan corong>>>
“Warga
di wilayah puskesmas gedongan saat ini mudah mendapat obat karena bisa diantar
ke rumah”, ujar bu ida warga margosari. Bu ida merupakan salah satu warga yang
mendapat kemanfaatan dari>>>
Di
masa pandemi COVID-19 sejak awal tahun 2020 awal risiko terapapar penyakit
pernapasan berat seperti COVID-19 masih mengintai, terutama pada anak-anak,
lansia serta masyarakat dengan comorbid seperti Diabetes Melitus dan>>>
Keadaan
penyakit tidak menular di jawa timur dan didunia kian tinggi. Data menunjukkan
bahwa indonesia menempati urutan ke-6 jumlah pasien diabetes tertinggi, yakni
10,3 juta pasien pada 2017. Menurut Data>>>
Tebu
lik ita ( temukan ibu hamil milik kita) merupakan inovasi yang dicetuskan oleh
puskesmas gedongan sebagai jawaban dari permintaan masyarakat yang tidak dapat
mengurus bpjs untuk anak setelah melahirkan.>>>
Tahun 2018 data riskesdas menunjukkan bahwa 30,8% balita di
Indonesia mengalami stunting, sedangkan ambang batas prevalensi stunting WHO
menyatakan Indonesia termasuk kategori jumlah Sangat Tinggi (>30%). Tahun 2019 di propinsi>>>